Gamsa (prolog)

Minhyo langsung masuk ke rumah dengan wajah yang sangat gembira. Sepatunya terlempar begitu saja dan mencari ummanya.

“Umma.. Umma” Minhyo memutari ruangan sambil berteriak.

“Ne Hyo, umma di sini” Umma yang berada di kamar langsung keluar dan menemui anak keduanya itu. Sungbi dan Ririn yang berada di kamar pun ikut keluar mendengar suara teriakan unninya yang sangat keras.

“Unni, jangan heboh dong. Ribut tahu gak?” kata Ririn sambil membawa pensil dan sketchbook dan duduk di sofa ruang tv.

“Unni kenapa? Pasti ada kabar gembira ya?” Sungbi ikut heboh karena melihat Minhyo yang heboh.

“Ne.. Aku dapat kerjaan. Senin besok aku mulai kerja” Kata Minhyo senang. Umma langsung memeluk Minhyo.

“Syukurlah, akhirnya kau mendapatkan pekerjaan. Bagian apa Hyo?” wajah umma terharu. Sepertinya beliau akan menangis setelah mendapatkan berita bahagia itu.

“Fashion design umma. Pas dengan yang aku inginkan. Karena mereka sudah melihat semua designku dan mereka sangat menyukainya” Minhyo bercerita dengan sangat heboh.

“Omo !! Chukkae unni. Akhirnya impianmu jadi kenyataan” Ririn berlari memeluk Minhyo. Sungbi memeluk kedua unninya.

“Bi, telpon oppamu dan suruh dia pulang cepat. Umma akan memasakkan hidangan spesial malam ini” Mereka bersorak senang.

“Ne umma. Nanti aku bantu juga” Sungbi segera mengambil iphonenya dan menelpon Sungmin.

~o~

BE A GOOD READER GUYS ! PLEASE COMMENT IN HERE :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s