December will come soon

Hello guys….

It’s been a month i didn’t do anything for my blog. Tahu tahu udah hampir bulan Desember. Tahu tahu udah akhir tahun. Tahu tahu kita semua akan bertatap muka dengan awal tahun 2014. Menjalani tahun baru dengan kehidupan yang baru dan lebih baik. Yah, aku berharap depan semua akan jauh dan jauh lebih baik dari tahun ini.

Tahun ini, tahun 2013, adalah tahun yang bisa dikatakan tahun terberat untukku. Tahun dimana aku harus berusaha survive, penuh dengan sejuta pilihan di ribuan pintu masa depan, berusaha lebih dewasa dan lebih baik. Hampir 20 tahun tinggal di dunia, menjadi anak yang tidak dewasa, menjadi seseorang yang belum pantas untuk mengenal dunia yang benar-benar kejam. Dan inilah aku, orang yang selalu berusaha bermuka dua saat berada di suatu tempat. Bermuka dua? iya, aku tidak suka terlalu memperlihatkan suasana hatiku yang sebenarnya walaupun terkadang fail juga. Tapi tidak banyak orang yang sangat menyadari dengan pribadiku di depan mereka, yang terkesan tidak bisa diam, selalu tersenyum dan berbeda. Orang yang semangat, tidak mau kalah dan mencoba melakukan aegyo di setiap waktu.

2013. rekor dimana aku melakukan pilihan berat, saat harus memilih hengkang dari Malang dan kembali ke Surabaya. Memilih untuk sekolah yang jauh dari niat awal (di malang teknik, di surabaya sastra). Dan satu, rekor lebih banyak menangis karena ketakutan pada diri sendiri. Ketakutan yang aku terima karena suatu traumatik hingga aku tidak pernah tahu bagaimana harus menyelesaikannya. Ketakutan saat mendengar sesuatu yang tidak pantas untuk aku dengar, dan hampir merubah diriku sendiri menjadi orang yang lebih gila lagi. Karena lingkungan. Lingkungan yang membawaku seperti ini. Lingkungan dimana? Bahkan aku harus menjawab di rumahku sendiri. Oh My God, apa kamu gila? Of course. Kalau aku tidak gila aku tidak akan menulis disini. hahaha.

Inilah ketakutanku, ketakutan sepanjang masa dan tidak ingin mengenal apa itu masa depan. Bagiku, hampir semua yang aku pikirkan, masa depan adalah suatu hal yang bullshit. Masa depan hanya mendatangkan bencana baru. Tapi hati kecilku berkata, masa depan adalah dimana kamu akan berjalan menuju kedewasaan yang sebenarnya. Masa depan akan membuat suatu perbedaan langkah, dan langkah itu akan kamu buat detik sebelum terjadinya masa depan. Sekarang.

I’m crazy. And I’m sick of my life. Bertemu orang yang gak tahu diri. Tidak pantas di hormati (sayang, aku masih memiliki hati dan tidak mengecam orang itu walaupun mungkin suatu saat aku akan melakukan itu) Bertemu dengan orang yang merusak dirinya sendiri dan menjerumuskan diri menuju neraka. Tapi itu adalah pilihannya. Bukan pilihanku. Dia yang menginginkan masuk neraka dengan mengumbar janji palsu yang dia katakan dengan lantang dan amat percaya diri. Menjadikan orang lain sebagai slave dan menjajah kekuasaan yang seharusnya tidak pantas untuk dia dapatkan. Apakah yang dia dapatkan selama ini tidak cukup? Yah itulah manusia, tidak pernah puas dengan apa yang selama ini dia dapatkan dengan susah payah. APakah itu suatu kepicikan dari orang dengan derajat yang tinggi? Aku rasa itu benar. Tidak halal menurutku apa yang sudah ia lakukan selama ini.

Aku hanya menjaga, melindungi apa yang seharusnya dilindungi. Apakah orang yang dilindungi akan membunuhku? Apa dia berani? Jika memang berani silakan lakukan. Aku tidak takut dengan apapun yang selama ini aku anggap benar. Aku diajarkan bermain logika dari kecil, dan itu yang menyebabkan aku tidak takut salah. Allah membimbingku. Allah yang membimbingku untuk melakukan itu semua. Mengalahkan setan yang masih berdiam dan membawa nafsu itu datang dan pergi. Namun satu yang aku minta, aku tidak pernah ingin ada kekerasan di dalam hidupku lagi. Aku mohon itu. Aku tidak sanggup merasakan sakit hati dan akan tumbuh menjadi rasa kebencian. Tidak ada orang yang ingin di benci, karena itu aku tidak ingin membenci.

Dunia kuliah. Aku mendapatkan apa yang aku inginkan disini. Jujur saja, aku menikmati kehidupan sekolahku sekarang. Aku bisa menjadi lebih ke diriku sendiri, tanpa peduli siapa saja yang akan membenciku. Mereka sangat membuat aku nyaman dan disaat aku membutuhkan orang, mereka bersedia datang dan memelukku. Mereka mengajarkan untuk menghargai apa yang aku punya, dan mengajariku bahwa hidup ini sangat berat. Disaat mereka kesusahan, aku selalu ingin berusaha untuk menjadi orang yang selalu ada untuk mereka. Mengajari apa saja yang aku tahu karena mereka benar benar membuka mataku akan dunia ini. Dunia yang membentukku menjadi seorang yang tahan banting dan keras, sekeras batu. Aku menikmatinya.

Tahun 2014. Aku ingin tahun 2014 adalah awal baru kedewasaanku. Awal dimana orang disekitarku sungguh sungguh ingin berubah dan tidak melakukan hal yang gak punya malu. Menghargai dirinya sendiri seeerti aku yang akan berusaha menghargai diriku sendiri. Tahun dimana angka 20 akan datang diatas kepalaku dan menjadi seseorang yang pantas untuk melihat masa depan dan dunia yang kejam. Dunia yang kita tinggali dan dunia yang membawa kita memilih pilihan yang tidak pernah masuk akal. Dunia dimana kita harus percaya bahwa kita bisa mendapatkan apa yang harusnya kita dapat dan dunia dimana kita harus survive dengan lingkungan sekitar. Menjadi orang yang berguna, karena orang yang berguna akan selalu sukses walaupun saat akan mencapainya sangat susah untuk menggapainya. Believe is see. See is believe.

Thank for your attention, for reading and for everything.

 

Bi

BE A GOOD READER GUYS ! PLEASE COMMENT IN HERE :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s